Pulau Pari yang berada di antara jajaran Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Dengan lokasi yang cukup dekat dari Kota Jakarta, pulau ini menjadi pilihan utama untuk wisatawan yang ingin berlibur dalam waktu singkat namun cukup untuk melepas penat dan refreshing sejenak. Yuk simak sejarah dan daya tarik yang dimiliki oleh Pulau Pari dalam artikel berikut ini.
Sejarah Singkat Pulau Pari di Kepulauan Seribu
Pulau Pari pada mulanya merupakan pulau yang tak berpenghuni dan tak mempunyai nama. Hingga sebelum tahun 1900-an, satu keluarga dari Tangerang melarikan ke pulau tersebut untuk menghindari kerja paksa yang diberlakukan oleh Belanda yang pada saat itu berkuasa yang kemudian diikuti oleh penduduk Tangerang lainnya hingga akhirnya terbentuk lingkungan sosial yang harmonis.
Mereka yang tinggal di pulau tersebut pun mengandalkan keahlian sebagai nelayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah menetap beberapa lama, penduduk mulai menyebut pulau tersebut dengan nama Pulau Pari karena terdapat banyak sekali habitat ikan pari di perairan tersebut.
Lingkungan sosial yang terbentuk di Pulau Pari mulai berkembang dan mendapatkan pendidikan sehingga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dari awalnya hanya mengandalkan kehidupan dari pekerjaan sebagai nelayan, kini masyarakat pulau tersebut mulai mencoba untuk memanfaatkan perairan sekitar Pulau Pari dengan cara melakukan budidaya.
Salah satu komoditi utama budidaya Pulau Pari adalah rumput laut Bali yang kemudian dibangunlah sebuah pusat penelitian rumput laut yang bernaung di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sekarang, rumput laut Bali menjadi andalan budidaya Pulau Pari yang berhasil dijadikan bibit rumput laut Bali hijau, merah dan kelabu di perairan tersebut.
Pulau Pari juga mempunyai beragam jenis ikan cantik dan terumbu karang yang dilindungi, yang menjadikannya destinasi wisata yang tepat untuk aktivitas snorkeling yang banyak disukai wisatawan asing.
Daya Tarik Wisata Pulau Pari
Salah satu daya tarik Pulau Pari yang membuatnya banyak dikunjungi wisatawan adalah Pantai Perawan. Ada banyak mitos yang dimiliki destinasi wisata yang satu ini, salah satunya adalah mitos disebutnya Pantai Perawan adalah karena ada seorang gadis kecil yang hilang di pantai tersebut dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.
Beberapa penduduk menyebutnya hilang dibawa oleh jin yang menghuni pulau tersebut. Selain itu beberapa penduduk lainnya mengatakan bahwa gadis tersebut hilang dibawa burung gagak yang ukurannya sangat besar.
Terlepas dari berbagai mitos yang ada, Pantai Perawan diketahui mempunyai pemandangan pantai yang sangat mempesona dengan hamparan pasir putih yang lembut dan bersih. Pantai ini juga mempunyai air laut yang jernih dan menyegarkan dengan dikelilingi hutan bakau dengan fungsi pencegah abrasi area pantai.
Jika Anda ingin menikmati pemandangan Pantai Perawan secara intens, bisa memanfaatkan perahu sampan yang tersedia di tepian pantai. Anda bisa menelusuri tepian pantai sepanjang hutan bakau untuk menikmati pemandangan dan segarnya angin laut.
Ada beberapa daya tarik lainnya yang bisa Anda nikmati di Pulau Pari diantaranya adalah :
Spot snorkeling dan diving
Banyak wisatawan yang penasaran untuk melakukan snorkeling dan diving di Pulau Pari karena keindahan taman bawah lautnya. Pulau Pari menawarkan pengalaman menyelam di bawah laut dengan pemandangan yang memukau seperti air laut yang jernih, beragam jenis ikan cantik beraneka warna, terumbu karang warna-warni yang dilindungi dan berbagai keindahan taman bawah laut lainnya.
Lokasi yang paling populer untuk snorkeling dan diving adalah Area Perlindungan Laut (APL) karena di area tersebut terdapat ikan yang jinak dan terumbu karang yang dilindungi dengan baik. Untuk snorkeling biasanya dilakukan di pagi atau siang hari setelah wisatawan puas mengeksplorasi Pantai Pasir Perawan dengan durasi kurang lebih 1-2 jam lamanya.
Sunrise dan sunset
Banyak wisatawan yang memilih untuk bermalam selama 1 hingga 2 hari di Pulau Pari untuk bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang cantik mempesona dari spot terbaiknya. Untuk spot sunrise terbaik di Pulau Pari adalah bukit Matahari dan bagian sisi timur Pantai Pasir Perawan.
Untuk bisa menikmatinya, Anda dianjurkan untuk berada di tempat tersebut sebelum pukul 05.45 WIB sehingga bisa menyaksikan momen berubahnya warna langit menjadi kemerahan dengan semburat emas.
Untuk spot sunset terbaik di Pulau Pari adalah sisi barat Pantai Pasir Perawan, Pantai Pasir Kresek dan Bukit Matahari yang menyajikan pemandangan matahari terbenam dengan suasana sejuk, tenang dan romantis. Banyak wisatawan yang berburu sunset sembari melakukan aktivitas bersepeda di sepanjang tepian pantai Pulau Pari.
Ekowisata hutan Mangrove
Daya tarik berikutnya adalah ekowisata hutan mangrove Pulau Pari yang memberikan pengalaman menyusuri ekosistem hutan bakau yang alami dengan luas lebih dari 10 hektar menggunakan perahu sampan kayu.
Di hutan ini, wisatawan bisa berfoto, mendapatkan edukasi mengenai aktivitas pelestarian lingkungan hingga menjelajah terowongan mangrove yang seru. Waktu terbaik untuk berkunjung ke hutan mangrove adalah pada saat air laut sedang pasang karena perahu sampan tak akan bisa beroperasi jika air laut sedang surut.
Wisatawan bisa mempelajari berbagai jenis tanaman mangrove yang ada di sana sekaligus mengetahui upaya konservasi yang dilakukan penduduk setempat. Selain itu juga terdapat kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan untuk menjaga ekosistem sekaligus mencegah abrasi pantai.
Penduduk Pulau Pari bukan hanya mempunyai pekerjaan sebagai nelayan saja, banyak dari mereka yang menjadi pedagang dan mengelola homestay yang bisa digunakan oleh wisatawan untuk menginap di Pulau Pari. Jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas Pulau Pari yaitu masakan seafood yang dibuat dari bahan hasil laut yang segar dibumbui dengan beraneka rempah khas Indonesia.
Frequently Asked Questions
Apakah Pulau Pari ada penghuninya?
Pulau Pari, merupakan salah satu pulau berpenduduk yang terletak tepatnya di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, yang sudah menjadi destinasi favorit untuk wisatawan hingga saat ini.
Mengapa diberi nama Pulau Pari?
Pulau Pari di Kepulauan Seribu diberi nama demikian karena mempunyai bentuk geografis yang mirip dengan ikan pari jika dilihat dari atas (udara). Selain itu, juga karena dahulu perairan di sekitar pulau ini terkenal mempunyai banyak ikan pari.
Apakah Pulau Pari cocok untuk wisata keluarga?
Ya, Pulau Pari menjadi destinasi wisata yang cocok untuk pengunjung wisata keluarga dan berbagai jenis wisatawan lainnya. Dengan area pantai utama menyediakan ruang yang luas untuk kegiatan bermain dan berenang, sementara perairan yang lebih tenang sangat ideal untuk anak-anak.
Apakah wisata Pulau Pari direkomendasikan untuk snorkeling?
Pulau Pari mempunyai lokasi yang sangat bagus untuk snorkeling, dengan pemandangan beragam jenis ikan cantik yang menawan yang berenang di antara terumbu karang di perairan tersebut.
(OC/2026)



